Manajemen
Transportasi
PENGERTIAN
TRANSPORTASI
Transportasi berasal dari bahasa latin yaitu transportare,
dimana trans berarti seberang atau sebelah lain dan portare
berarti mengangkut atau membawa.
Jadi transportasi berarti mengangkut atau
membawa (sesuatu) ke sebelah lain atau dari suatu tempat ke tempat lainnya.
Transportasi seperti itu merupakan suatu jasa
yang diberikan guna menolong barang atau orang untuk dibawa dari suatu tempat
ke tempat lainnya.
Dengan demikian definisi Transportasi, ialah :
Sebagai usaha mengangkut atau membawa barang
dan atau penumpang dari suatu tempat ke tempat lainnya.
Transportasi diartikan sebagai usaha
memindahkan, menggerakkan, mengangkut atau mengalihkan suatu objek dari suatu
tempat ke tempat lain, dimana ditempat lain tersebut objek ini lebih bermanfaat
atau dapat berguna untuk tujuan-tujuan tertentu. (Miro 2005)
Transportasi adalah kegiatan pemindahan
barang (muatan) dan penumpang dari suatu tempat ke tempat lain. (Salim 2006)
Transportasi merupakan suatu proses yaitu
proses pindah, proses gerak, proses mengangkut dan mengalihkan dimana proses
ini tidak bisa dilepaskan dari keperluan akan alat pendukung untuk menjamin
lancarnya proses dimaksud sesuai dengan waktu yang diinginkan.
Transportasi merupakan pemindahan barang dan
manusia dari tempat asal (dari mana kegiatan pengangkutan dimulai) ke tempat
tujuan (kemana kegiatan pengangkutan diakhiri). Transportasi bukanlah tujuan,
melainkan sarana untuk mencapai tujuan yang berusaha mengatasi kesenjangan
jarak dan waktu. (Blog@Kusumo DS)
Dalam artian yang luas transportasi tidak
semata-mata mengangkut / membawa dengan cara kondisi yang statis, akan tetapi
transportasi selalu diusahakan perbaikan dan kemajuannya sesuai dengan
perkembangan peradaban dan teknologi.
Transportasi selalu diusahakan perbaikan dan
peningkatannya untuk memcapai efisiensi yang lebih baik, artinya orang akan
selalu berusaha mencapai efisiensi transportasi ini sehingga pengangkutan
barang dan orang itu dengan waktu yang secepat mungkin denga biaya yang sekecil
mungkin.
MANAJEMEN
TRANSPORTASI
Kebijakan pemerintah kota dalam pengelolaan
transportasi yang salah akan berakibatkan fatal dibelakang hari. Sebagai
contoh: Kebijakan pemberian ijin usaha angkutan darat dengan jarak pendek
menggunakan “AngKot” (Angkutan kota dengan mobil kecil) Kerugian apa dikemudian
hari?
- Penggunaan BBM sangat besar dan boros.
- Terjadi kemacetan disetiap jaringan jalan terutama pada pusat-pusat keramaian.
- Sulit pengaturannya.
- Beban kota semakin tinggi seperti penggunaan lahan untuk terminal dan parkir kendaraan.
- Tingkat polusi udara yang tinggi
- Timbul masalah keamanan dan keselamatan
- Keindahan dan kebersihan kota akan terganggu, dll.
Negara dan kota yang telah maju tidak
terdapat Angkot, mereka menggunakan angkutan masal yang bersih dan nyaman,
seperti: angkutan kereta listrik, monorel atau MRT.
Upaya penurunan emisi gas kendaraan ini telah
dimulai dengan adanya program Busway di Jakarta dan akan diikuti dengan sistem
transportasi yang lebih konprehensif dalam tingkat makro.
Manajemen Transportasi Menghadapi
3 (Tiga) Tugas Utama, yaitu :
- Menyusun rencana dan program untuk mencapai tujuan dan misi organisasi secara keseluruhan.
- Meningkatkan produktivitas dan kinerja perusahaan.
- Mengoperasikan angkutan.
MODA
TRANSPORTASI
Moda transportasi terbagi atas 3 (tiga) jenis
moda, yaitu :
- Transportasi Darat.
Moda transportasi Darat dipilih berdasarkan
faktor-faktor :
- Jenis dan Spesifikasi Kendaraan.
- Jarak Perjalanan.
- Tujuan Perjalanan.
- Ketersedian Moda.
- Ukuran Kota dan Kerapatan Pemukiman.
- Faktor Sosial-Ekonomi.
2.
Transportasi
Air (Sungai, Danau dan Laut)
3.
Transportasi
Udara.
UNSUR
TRANSPORTASI
Unsur Transportasi :
- Pemindahan / Pergerakan.
- Mengubah tempat ke tempat lain.
Unsur yang membentuk Transportasi
:
- Sesuatu yang diangkut (orang dan barang)
- Kendaraan (sarana)
- Jalan (prasarana)
- Terminal (sebagai asal dan tujuan), dan
- Organisasi yaitu pengelolaan angkutan, aturan / tata laksana.
Kelima unsur ini mempunyai
ciri-ciri tersendiri yang harus dipertimbangkan dalam menelaah masalah transportasi.
Dalam hubungan ini perbaikan atau
peningkatan transportasi terjadi bila terjadi perlakuan dan perbaikan pada
salah satu atau lebih unsur-unsur tersebut.
PERANAN
TRANSPORTASI
q
Pembangunan
perekonomian perlu didukung dengan perbaikan dalam bidang transportasi.
Perbaikan transportasi akan secara umum dapat menghasilkan penurunan tarif.
q
Pengaruh
dari penurunan tarif akibat perbaikan transportasi (cheap transportation) akan
memberi pengaruh kepada :
a.
Tersedianya
barang-barang (Avaliable of Goods)
b.
Stabilisasi
dan penyamarataan harga (Prize stabilization and equalization)
c.
Menaikkan
nilai tanah (Land Value)
d.
Meredusir
harga (Price Reduction)
e.
Memperbesar
persaingan (Competition) dan pada akhirnya akan menguntungkan pembeli atau
konsumen, dan
f.
Akan membeli
pengaruh dengan menimbulkan Urbanisasi dan Deurbanisasi
Pada dasarnya transportasi dimaksudkan untuk
menciptakan/menaikkan utilitas (kegunaan) dari yang diangkut tersebut.
Utilitas tersebut ada 2 (dua)
macam, yaitu :
- Memungkinkan pemindahan barang-barang dari satu lokasi dimana barang tersebut tidak dibutuhkan, ketempat atau lokasi lain yang membutuhkannya, artinya memberi “place utility” (kegunaan tempat) pada barang.
- Memungkinkan pengadaan barang disuatu tempat atau lokasi tepat pada waktunya. Artinya memberi “time utulity” (kegunaan waktu) pada barang.
PERAN
TRANSPORTASI
- KETERSEDIAN BARANG.
Adanya transport membuat barang dapat dikirim
pada pembeli (pasar). Biaya transport yang murah membuat barang-barang dapat
dikirim kepada pembeli lain yang lebih jauh tempat tinggalnya.
- STABILITAS HARGA.
Transport/pergerakan barang membuat
harga-harga barang menjadi stabil, peningkatan harga suatu barang dari satu
tempat akan memuat barang serupa datang dari tempat lain.
- NILAI TANAH.
Transport membuat barang-barang hasil
produksi dapat dikirim ke pembeli, tanah menjadi produktif sehingga mempunyai
harga bernilai, banyak tanah menjadi tidak produktif karena transport tidak
tersedia.
- TRANSPORT DAN HARGA BARANG.
Transport berpengaruh pada biaya produksi dan
harga barang menjadi murah, penurunan biaya transport membuat harga barang
turun sehingga bisa dikirim ketempat yang lebih jauh lagi.
- KOMPETISI.
Transport membuat barang-barang dapat
dikirim/dijual, transport yang murah membuat barang dapat dikirim/dijual
ketempat yang lebih jauh lagi.
- URBANISASI.
Perkembangan kota sangat tergantung pada
transport, keterbatasan transportasi menghambat perkembangan kota.
- TRANSPORT DAN KEGIATAN SOSIAL.
Adanya transport membuat kita dapat
mengunjungi keluarga, tempat rekreasi.
PERGERAKAN DAN TRANSPORTASI
Alasan yang menyebabkan manusia dan barang
bergerak dari satu tempat ke tempat lain (menurut Khisty dan Kent dalam buku
Dasar-dasar Rekayasa Transportasi, 2005) :
- Komplementaris, daya tarik relatif antara dua atau lebih tempat tujuan.
- Keinginan untuk mengatasi kendala jarak (transferabilitas), diukur dari waktu dan uang yang dibutuhkan serta teknologi terbaik apa yang tersedia untuk mencapainya.
- Persaingan antar beberapa lokasi untuk memenuhi permintaan dan penawaran.
Kepentingan untuk melakukan perjalanan dibuat
dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti : waktu, jarak, efisiensi,
biaya, keamanan dan kenyamanan.
Manajemen transportasi diperlukan karena
beberapa hal antara lain :
- Transportasi merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh setiap manusia sebagaimana makan, pakaian dan tempat tinggal. (transportasi = Derived Demand)
- Kebutuhan manusia dan barang terhadap transportasi berbeda-beda sesuai kepentingan. (Demand)
- Ketersediaan alat angkut sangat variatif, dari yang berkapasitas kecil-besar, lambat-cepat, murah-mahal, dsb. (Supply)
- Transportasi sebagai mata rantai ekonomi.
- Teknologi, dll.
KESIMPULAN
- Transportasi memiliki peranan penting dalam dinamika masyarakat bahkan dinamika Negara, baik dalam kehidupan sehari-hari, kehidupan budaya, kehidupan politik maupun kehidupan sosial ekonomi.
- Dengan mengelola moda transportasi yang efektif dan efisien akan memberikan dampak makro dan mikro terhadap pembangunan ekonomi.
- Fungsi transportasi memiliki fungsi yang dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu angkutan pribadi dan angkutan umum.
